Para pedagang di Pasar Induk Cianjur (PIC), digegerkan beredarnya foto penampakan pocong yang tertangkap kamera ponsel, Senin (4/7/2011) malam. Penampakan pocong itu terjadi di dekat WC umum di lantai bawah sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan informasi, penampakan pocong yang berdiri itu pertama kali tertangkap kamera ponsel oleh Dede, petugas WC umum PIC, tanpa sengaja ketika iseng memotret temannya. Betapa kagetnya Dede, begitu melihat hasil jepretannya itu muncul pocong mengenakan kain putih dekat WC. "Saat itu, kita sedang iseng-iseng jeprat-jepret kamera handphone. Nah, saat Asep minta difoto, hasilnya ada pocong yang ikut tertangkap kamera," terang Dede kepada wartawan saat ditemui Senin (4/7/2011) malam. Hasil jepretan Dede itu akhirnya menyebar di kalangan pedagang Pasar Induk Cianjur. Sontak, hal itu menghebohkan para pedagang lainnya. Pengakuan Dede dibenarkan Asep. Ia mengaku heran jika hasil jepretan kamera ponselnya di dekatnya ada penampakan pocong. "Saya kapok difoto lagi," tuturnya. Terpisah, Ketua Kelompok Belajar Pusat Informasi Prediksi (PIP) Kaum Muda Angin Sejahtera Cianjur Cep Hadi Buana memaparkan, penampakan makhluk halus yang tidak sengaja tertangkap kamera itu merupakan bukti keberadaannya. Hal ini juga membuktikan bahwa pasar merupakan salah satu tempat yang disukai makhluk halus. "Ini sebuah fenomena dimana kita harus selalu ingat akan keberadaan makhluk halus. Mudah-mudahan, hal ini akan menjadi hikmah bagi siapapun," tutur Hadi yang juga dikenal sebagai ahli spiritual itu. sumber http://nasional.inilah.com/read/deta...ong-di-cianjur |
ribuan artikel terunik teraneh menarik terlangka terlucu cari disini:
Showing posts with label HOROR. Show all posts
Showing posts with label HOROR. Show all posts
Lagi, Heboh Penampakan Pocong di Cianjur
Lagi, Heboh Penampakan Pocong di Cianjur
INILAH.COM, Cianjur - Para pedagang di Pasar Induk Cianjur (PIC), digegerkan beredarnya foto penampakan pocong yang tertangkap kamera ponsel, Senin (4/7/2011) malam.
Baca Selengkapnya -
Lagi, Heboh Penampakan Pocong di Cianjur
Penampakan pocong itu terjadi di dekat WC umum di lantai bawah sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan informasi, penampakan pocong yang berdiri itu pertama kali tertangkap kamera ponsel oleh Dede, petugas WC umum PIC, tanpa sengaja ketika iseng memotret temannya. Betapa kagetnya Dede, begitu melihat hasil jepretannya itu muncul pocong mengenakan kain putih dekat WC.
"Saat itu, kita sedang iseng-iseng jeprat-jepret kamera handphone. Nah, saat Asep minta difoto, hasilnya ada pocong yang ikut tertangkap kamera," terang Dede kepada wartawan saat ditemui Senin (4/7/2011) malam.
Hasil jepretan Dede itu akhirnya menyebar di kalangan pedagang Pasar Induk Cianjur. Sontak, hal itu menghebohkan para pedagang lainnya.
Pengakuan Dede dibenarkan Asep. Ia mengaku heran jika hasil jepretan kamera ponselnya di dekatnya ada penampakan pocong. "Saya kapok difoto lagi," tuturnya.
Terpisah, Ketua Kelompok Belajar Pusat Informasi Prediksi (PIP) Kaum Muda Angin Sejahtera Cianjur Cep Hadi Buana memaparkan, penampakan makhluk halus yang tidak sengaja tertangkap kamera itu merupakan bukti keberadaannya. Hal ini juga membuktikan bahwa pasar merupakan salah satu tempat yang disukai makhluk halus.
"Ini sebuah fenomena dimana kita harus selalu ingat akan keberadaan makhluk halus. Mudah-mudahan, hal ini akan menjadi hikmah bagi siapapun," tutur Hadi yang juga dikenal sebagai ahli spiritual itu.
Karya seni dari tulang manusia !
Pajangan-pajangan rumah ini adalah hasil




Baca Selengkapnya -
Karya seni dari tulang manusia !
karya Francois Robert yang menghabiskan waktunya ratusan jam untuk menghasilkan karya-karya seni ini. Dia menamakan karya-karya ini dengan tema " Hentikan kekerasan". Dia membeli tulang-tulang manusia itu di pertengahan tahun 90-an dari lelang sebuah sekolah tua.
Bagian yang mengerikan adalah karya-karya seni ini di buat dari tulang-tulang benaran manusia, sekali lagi tulang-tulang benaran, bukan tulang palsu.
Inilah Mesjid Khusus Buat JIN
mudah mudahan ane nggak repost.. ya gan.. tapi kalau repost ane mohon maaf yang sebesar besarnya..soalnya ane juga nemu di Mbah google...
oke lansung saja... nih gan..
silahkan gan...
Spoiler:
MAKKAH--Tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku." (Adz-Dzariyat [51]: 56). Begitulah penegasan Allah dalam Alquran tentang tujuan-Nya menciptakan jin dan manusia, yakni semata-mata untuk beribadah kepada Allah Yang Maha Esa. Karena itu, golongan jin dan manusia terbagi dua, yaitu Muslim dan kafir.
Jin menyatakan keislamannya yang diterangkan dalam Alquran surah Jin [72] ayat 1-2. "Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin mendengarkan Alquran. Lalu, mereka berkata, `Sesungguhnya, kami telah mendengarkan
Alquran yang menakjubkan, yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar. Karena itu, kami memercayainya dan kami tidak akan mempersekutukan Allah SWT dengan siapa pun juga."
Peristiwa ini terjadi saat Rasul SAW bersama para sahabat sedang melaksanakan shalat Subuh. Ketika itu, Rasul SAW membaca surah Ar-Rahman [55] ayat 1-78. Dalam surah Ar-Rahman ini terdapat beberapa ayat yang berbunyi, "Maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" Ketika ayat ini dibacakan, para jin yang hadir saat itu langsung menjawabnya dengan kalimat, "Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami tidak mendustakan nikmat-Mu sedikit pun. Segala puji hanya bagi-Mu yang telah memberikan nikmat lahir dan batin kepada kami."
Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa ia ikut menyaksikan malam turunnya ayat Jin ini. Rasulullah SAW bersabda, "Aku didatangi juru dakwah dari kalangan jin. Lalu, kami pergi bersamanya, dan aku bacakan Alquran kepada mereka."
Peristiwa ini terjadi di sebuah masjid yang terletak di kampung Ma'la, tak jauh dari pekuburan kaum Muslim di Kota Makkah. Dan kini, masjid itu dinamakan dengan Masjid al-Jin atau Masjid al-Bai'ah. Sebab, di tempat inilah para jin berbaiat atau menyatakan keislaman mereka kepada Rasulullah SAW untuk beriman kepada Allah SWT dan Kitab-Nya.
Masjid ini menjadi monumen terpenting antara Rasulullah SAW dan para jin. Konon pada saat itu, para Jin berencana menuju Tihamah. Namun, mereka mendengar bacaan Alquran. Mereka sangat takjub mendengarnya, dan kemudian berdialog dengan Rasulullah SAW, lalu menyatakan keimanannya. Mereka kemudian menyampaikan hal itu kepada kaum jin. Penyampaian para jin yang berbaiat dengan Rasul SAW itu diabadikan dalam Alquran surah Al-Ahqaf [46]: 29-32.
Dalam Asbab an-Nuzul karya Jalaluddin as-Suyuthi disebutkan sebab-sebab diturunkannya surah Al-Ahqaf ayat 29-32. Diriwayatkan dari Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Mas'ud. Ketika Rasulullah SAW sedang membaca ayat-ayat Alquran, ada beberapa jin (sejumlah riwayat menyebutkan jumlahnya ada sembilan jin dan sebagian lain menyebutkan tujuh jin) yang turut mendengarkan bacaan Alquran dari Rasulullah SAW. Kemudian, salah satu dari jin itu mengingatkan teman-temannya, "Diamlah, perhatikan bacaannya." Sesudah itu mereka kembali kepada kaumnya untuk mengingatkan mereka pada jalan yang benar.
Dalam kitab Ad-Durur al-Manshur disebutkan bahwa jumlah jin yang datang kepada Rasulullah SAW itu sebanyak tujuh jin. Sementara itu, menurut Ibnu Mas'ud sebagaimana dikutip Syekh Abdul Mun'im Ibrahim, dalam kitabnya Ma Qabla Khalqi Adam dan telah diterjemahkan dengan judul Adakah Makhluk Sebelum Adam? Menyingkap Misteri Awal Kehidupan, jumlah mereka sebanyak sembilan dan salah satu dari jin itu bernama Zauba'ah.
Responsif Dalam kitab Fath al-Bari bi syarh Shahih al-Bukhari bab Dzikru al-Jin disebutkan, pemimpin para jin itu bernama Wirdan. Para jin itu berasal dari Nasibain, yaitu sebuah daerah yang terletak di perbatasan antara Negara Irak dan Suriah, yaitu di dekat Mosul.
Menurut Abdullah ibnu Umar, ayat Alquran yang dibacakan Rasulullah SAW ketika itu adalah surah Ar-Rahman. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada bagiku selain golongan jin yang lebih baik dalam merespons surah Ar-Rahman daripada kalian."
Para sahabat bertanya, "Bagaimana bisa, ya Rasul?" Rasulullah menjawab, "Ketika aku membaca ayat `Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan,' para jin berkata, "Wahai Tuhan kami, tidak ada sedikit pun dari nikmat-Mu yang kami dustakan."
Dalam hadis ini, Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabatnya mengenai bagaimana mereka (golongan jin) menafakuri dan menadaburi (menelaah dan mencerna) ayat-ayat Allah SWT. Ketika ayat Alquran menanyakan sesuatu, para Jin itu dengan cepat merespons pertanyaan Allah.
Sementara itu, para sahabat masih terdiam dan terpaku mendengarkan ayat-ayat tersebut. Para jin lebih respek terhadap ayat yang banyak menggunakan kalimat istifham (pertanyaan) daripada manusia. Namun, diamnya para sahabat dalam merespons ayat Alquran ini masih lebih baik dibandingkan dengan orangorang kafir Quraisy yang enggan mengimani dan meyakini kebenaran Alquran dan ajaran Islam.
Teguran Menurut Syauqi Abu Khalil dalam Atlas Al-Qur'an, surah Jin dan Al-Ahqaf itu memberikan teguran kepada orangorang kafir Quraisy dan Arab di Makkah yang terlambat merespons keimanan. Sementara itu, jin yang bukan berasal dari golongan manusia lebih cepat dalam menerima dan merespons dakwah yang disampaikan Rasulullah SAW.
Para Jin ini terbagi dua, yakni jin kafir dan jin Islam (mukmin). Jin yang beriman akan ditempatkan di surga, sedangkan jin kafir akan ditempatkan di neraka. Rasulullah SAW menggambarkan bahwa para jin itu terbagi tiga golongan, yakni golongan yang bisa terbang di udara, golongan ular dan anjing, serta golongan yang bermukim dan hidup berpindah-pindah. Lihat hadis sahih yang diriwayatkan Ibnu Abi Dunya dalam Maqasid asy-Syaithan, dalam bagian Hawatif, riwayat al-Hakim, dan juga hadis lainnya.
Sebagaimana manusia dan hewan, para jin ini juga makan dan minum, menikah, beranak, serta mati. Menurut Syekh Abdul Mun'im Ibrahim, para jin ini adalah penghuni dunia yang hidup di tempat-tempat sepi dari manusia dan di padang pasir. Dan, diantara para jin itu ada yang hidup di pulau-pulau di tengah laut, di tempat sampah, di tempat rusak, dan di antara mereka ada yang hidup bersama manusia.
Jin memiliki kemampuan yang tidak dimiliki manusia, seperti terbang, naik ke langit, mendengar apa yang tidak bisa di dengar oleh manusia, dan mereka juga melihat apa yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Wa Allahu A'lam.
Luar biasa Sungguh Maha Suci engkau ya Allah oiya gan maaf ya kalau nggak ada fotonya... soal nya... klik kanannya di blokir oleh orang yang punya blog jadi yah artikel nya aja yang ane salin... kalau mau lihat pict nya.. lihat aja di om Google.... atau nih ane sertakan juga sumbernya... gan...
Penampakan Hantu Wanita Yang Diambil Dengan Kamera HP
Antara percaya tak percaya, tapi bila kita perhatikan dengan seksama bentuk dan wujudnya memang asing dan tidak wajar. Itulah penampakan mahkluk halus berpakaian putih dengan rambut panjang, terlihat jelas dalam sebuah foto yang diambil M Fahmi, supir ambulance Puskesmas Aur Kuning, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Misterius, sosok yang menyerupai wujud makhluk halus seperti di film horor (Foto Tribun Pontianak)
Dengan cepat foto tersebut beredar di seluruh Kecamatan Sungai Laur selama sebulan terakhir. Tribun memperoleh foto tersebut dari staf Humas Pemkab Ketapang, A Rahmah, Minggu (17/10/10). Rahman menuturkan, awalnya dia tidak percaya terhadap foto itu. Tapi sosok mahkluk halus berambut panjang menyerupai seorang perempuan tersebut tampak sangat jelas.
“Aku dapat foto ini langsung dari M Fahmi. Waktu sama-sama dengan Bapak Bupati Henrikus, awal bulan ini saat kunjungan kerja ke sana. Dia tunjukkan foto itu, eeh, langsung merinding bulu kuduk kami semua,” tutur Rahman. Informasi yang dia peroleh dari Fahmi, sang sopir ambulance itu, foto ini dijepret menggunakan kamera handphone type N. Dilihat sepintas, hasil jepretan itu tak menampakkan sesuatu yang aneh.
Tapi setelah dicermati, sosok makhluk halus ini rupanya ikut terekam. Foto itu dijepret di satu warung di desa setempat. Konon, kata Rahman, mengutip cerita Fahmi, daerah tersebut tergolong angker. Contohnya di rumah Camat Sungai Laur yang kini tidak ditempati dan dibiarkan kosong. Rumah dinas tersebut tak jauh dari warung tempat diambilnya foto ini.
“Mereka bilang sering ada penampakan. Fahmi bilang foto itu diambil sekitar dua minggu sebelum kunjungan kerja bupati. Jadi belum lama, dan gilenya, satu dari yang ikut kunjungan bupati, sempat melihat penampakan di pohon pinang merah di sebelah rumah dinas tersebut. Kami pun semakin ketakutan,” ungkap Rahman.
Tapi dia tidak lantas menerima mentah-mentah foto tersebut. Dan sempat mempertayakan apakah asli atau palsu. “Fahmi bahkan sampai besumpah-sumpah dengan aku, kalau foto itu tak ada rekayasanya. Sampai sekarang antara percaya dan ndak percayalah,” kata Rahman
Sumber: TribunPontianak.Co.Id dan Ruanghati.com
Sumber: TribunPontianak.Co.Id dan Ruanghati.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
Arsip:
Pebruari 2010 ♥ Maret 2010 ♥ April 2010 ♥ Mei 2010 ♥ Juni 2010 ♥ Juli 2010 ♥
Januari 2011 ♥ Pebruari 2011 ♥ Maret 2011 ♥ April 2011 ♥ Mei 2011 ♥ Juni 2011 ♥