Foto ini diambil dari wilayah Kalasan, Yogyakarta pada tanggal 11 Juni 2010 sekitar pukul 17.30.
Fenomena itu disebut Anticrepuscular Rays.
Ini penjelasan singkat mengenainya.
Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Sun Rays atau Gods Rays.
Ini contohnya:

Sekarang mengenai Anticrepuscular Ray.
Seperti Crepuscular ray, Anticrepuscular Ray adalah berkas sinar yang mirip dengan Crepuscular, namun terlihat berada di tempat yang berlawanan dari matahari.
Cahaya ini terjadi ketika Crepuscular Ray yang muncul dari matahari terbit atau tenggelam terlihat mengalami Konvergensi ulang di Titik Antisolar (Titik langit yang berlawanan dengan arah matahari).
Jika kalian bingung dengan definisi di atas, ingat saja ini: fenomena di atas juga terjadi karena sinar matahari terhalang oleh awan atau objek lainnya seperti crepuscular ray, namun ia terlihat di arah yang berlawanan dengan matahari. Sama seperti Crepuscular, fenomena ini juga sering terlihat ketika matahari terbit atau tenggelam.
Ini konsisten dengan fenomena Yogyakarta yang terlihat pada pukul 17:30.
Ini contoh-contoh lain fenomena serupa di berbagai belahan dunia.
South Dakota, 2007Walaupun ada penjelasannya, saya kira fenomena ini tetap terlihat luar biasa. Bukankah begitu?











Seorang pakar kimia Inggris memperkirakan bahwa bila trofi Piala Dunia benar-benar terbuat dari emas padat maka trofi tersebut akan terlalu berat untuk diangkat pemain.





























