ribuan artikel terunik teraneh menarik terlangka terlucu cari disini:

Bangunan Indah dari Es

Ide mengubah kebiasaan musim dingin yang menggigit telah ada sejak ratusan tahun lalu. Pada musim dingin orang biasanya lebih suka bercengkrama di rumah, di depat perapian, untuk menghangatkan badan. Lalu bagaimana caranya menarik orang keluar menikmati musim dingin, kalau bukan menggelar acara acara spektakuler.

Salah satunya festival membangun gedung2 dari es. Tapi orang orang kreatif di sejumlah negara membuat sebuah kreasi yg luar biasa, yakni, hotel bahkan istana dari es, yang dapat ditinggali. Biasanya hotel atau istana ini dibuka pada Desember hingga April. Untuk mendapatkan tempat menginab di sana, mereka harus memesannya jauh jauh hari. Meski, hotel atau istana es, semua perlengkapan di dalamnya pun tak kalah lengkap dengan hotel umumnya. Bahkan mereka pun menyediakan air hangat untuk mandi.

Berikut lima bangunan es yang paling terkenal di dunia:
1. The Snow Castle of Kemi, Finland


Castle Salju Kemi di Finlandia merupakan castle es terbesar di dunia yang dibangun setiap musim dingin. Pada tahun pertama, castle kemi ini dikunjungi sekitar 300 ribu pengunjung. Luas hotel ini antara 13.000 sampai 20.000 meter persegi, tergantung kondisi. Arsitek pembangunnya pun setiap tahun berbeda. Ada tiga bangunan utama di sana, kapel, rumah makan dan hotel untuk menginap.


2. Saint Paul Winter Carnival, Minnesota






Festival Saint Paul Winter di Minnesota, ini telah berlangsung sejak 1886. Awalnya karena kritik wartawan New York yang menyebut kota tersebut sebagai tidak manusiawi untuk kawasan pemukiman manusia. Lalu, organisasi pengusaha local bersatu padu, untuk membuktikan bahwa anggapan mereka salah. Salah satunya adalah mengubah musim dingin menjadi menakjubkan dan paling di tunggu tunggu semua orang. Digelarlah karnaval paling meriah dengan aneka bangunan dari es, di antaranya istana es yang terkenal, arena pacuan kuda es, dll.



3. The Ice Hotel, Jukkasjärvi Sweden






Hotel es ini adalah hotel es pertama di dunia, mulai dioperasikan tahun 1990 ketika senimans Prancis, Jannot Derid, menyelenggarakan pameran di rumah es Iglo. Suatu malam, pengunjung yang tak kehabisan kamar hotel, terpaksa harus bermalam di dalam rumah es Iglo. Mereka pun tidur di dalam kantong-kantong yang terbuat dari kulit rusa kutub. Ternyata tidur di dalam bangunan es memberi sensasi berbeda.

Inilah pengalaman pertama yang mengesankan sekaligus member inspirasi membangun hotel dari es. Kini hotel tersebut telah berkembang pesat, dan terkenal di dunia. Jumlah kamarnya tidak banyak hanya 80 kamar. Jadi untuk bisa menjajal kenikmatan berlibur di hotel es, orang harus membooking jauh-jauh hari sebelum hotel itu dibuka. Hotel ini pun tak dibuka setiap waktu. Hanya saat musim dingin antara Desember sampai April. Uniknya, setiap tahun arsitektur hotel termasuk bentuk kamarnya selalu berubah-ubah. Maklum, hotel baru dibangun menjelang musim dingin tiba.

4. St Petersburg Ice Palace, Russia








Usia istana es kekaisaran Rusia ini sudah lebih dari 200 tahun. Awalnya dibangun untuk pemaisuri kaisar Anna Ioannovna pada 1740. Istana es dengan segala aksesorisnya hingga sekarang masih berdiri megah dan kini terbuka untuk para wisatawan. Untuk bisa melihat-lihat istana es itu, pengunjung dikenai tarif 150 rubles atau 5 dolar AS atau 4 euro. Selain itu, tempat ini juga terbuka untuk penyelenggaraan pesta pernikahan dengan biaya 10.000 rubles.

5. Ice Hotel, Quebec, Canada






Ingin menginap di hotel terbuat dari es? Datanglah setiap Januari, di sebelah Timur Kota Quebec, dibangun hotel es untuk memanjakan wisatawan. Hotel itu menyediakan 85 tempat tidur lengkap dengan berbagai fasilitasnya. Jangan takut tidak ada penerangan, karena eperti hotel pada umumnya, penerangan serta lilin warna warni siap menghadirkan suara romantic dan nyaman. Kamar mandi? Jangan khawatir karena hotel ini menyediakan kamar mandi lengkap dengan air panas. Enak, kan?! Hotel ini dibangun dengan material sepenuhnya dari es yang mencapai 15.000 ton.
Baca Selengkapnya - Bangunan Indah dari Es

Bendera Rainbow untuk Para Gay

Bendera ini melambangkan warna kebanggan kaum gay yang mudah dikenali masyarakat.
Simbolisme multikultural dari warna pelangi itu sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Ia mengambil bagian dalam beberapa mitos dan cerita yang berkaitan dengan isu-isu gender dan seksualitas di Yunani, Native Amerika, Afrika, dan budaya lain.

Arti per-warna :
- Red: light; (cahaya/terang)
- Orange: healing; (penyembuhan)
- Yellow: sun; (matahari)
- Green: calmness; (ketenangan/kedamaian)
- Blue: art; (kesenian)
- Lilac(ungu) : the spirit; (semangat)

Berbagai model peletakkan bendera













Tahun 1978, Gilbert Baker San Francisco merancang dan membuat bendera dengan enam garis mewakili enam warna pelangi sebagai simbol kebanggaan masyarakat gay.

Saat ini bendera tersebut diakui oleh International Congress of Flag Makers, dan berkedar sebagai kebanggaan march gay di seluruh dunia.

Di San Francisco, Rainbow Flag terdapat di mana-mana, seperti: terlihat tergantung di jendela apartemen di seluruh kota (terutama di daerah Castro), bar lokal sering juga menampilkan bendera tersebut, spanduk dan Rainbow Flag juga digantung dari lampposts di Market Street (jalan utama San francisco) sepanjang Pride Moth.

Walupun pertama hanya banyak di San Fransisco, tampaknya sekarang sudah menyebar ke kota-kota lainnya seperti New York, West Hollywood, Amsterdam, dan beberapa kota lainnya.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa bendera dari warna tersebut digunakan untuk barang-barang yang lain juga banyak, seperti mugs/cangkir, handuk pantai, tee-shirt, dll untuk dijual di toko-toko suvenir.
Ada yang minat beli?


Contoh penggunaan dalam baju atau barang














Contoh maho-maho yang bawa bendera




Baca Selengkapnya - Bendera Rainbow untuk Para Gay

History of "Lady Diana"

Diana dilahirkan dengan nama Diana Frances Spencer, anak bungsu dari Edward Spencer dari isteri pertamanya Frances Spencer pada tanggal 1 July 1961 di Park House, Sandringham Estate. Beliau dibaptis di gereja St Mary Magdalene di Sandringham, oleh Percy Herbert. Diana mendapatkan pendidikannya di Riddlesworth Hall di Norfolk dan di west Heath Girl's School, di Sevenoaks,Kent, dimana beliau diangggap sebagai seorang pelajar berprestasi rendah. Saat berusia 16 tahun, Diana meninggalkan sekolah West Heath untuk melanjutkan studinya di Institut Alpin Videmanette di Switzerland, sebuah sekolah yang menitikberatkan pada pendidikan budaya diamana disitu juga terdapat wadah bagi para pelajarnya untuk kegiatan - kegiatan sosial. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam pelajarannya tapi beliau merupakan seorang penyanyi amatir yang baik.
http://www.martinfrost.ws/htmlfiles/diana2.jpg

http://www.solarnavigator.net/images/princess_lady_diana_spencer_of_wales.jpg
Pada tanggal 24 Februari 1981 Lady Di bertunangan dengan Pangeran Charles, dan tanggal 29 Juli 1981 mereka menikah di Kathedral St Paul, London, dalam upacara yang sedemikian meriah. Keberuntungan Lady Di seolah mewakili wanita muda di seluruh dunia pada umumnya yang memperoleh jodoh dan bersama-sama mengarungi bahtera perkimpoian.


Namun selang beberapa tahun kemudian mulai muncul benih-benih keretakan keluarga dengan berpalingnya Charles ke cinta pertamanya, Camilia Parker Bowles. Selain itu ternyata Diana ternyata menderita bulimia, tercatat sampai lima kali mencoba bunuh diri seperti dalam biografi yang ditulis Andrew Morton.Bukan hanya Charles yang main affair dengan wanita idaman lain (WIL), tetapi Diana pun terang-terangan punya affair dengan pria idaman lain (PIL). Harapan dan sekaligus 'kepercayaan' yang diberikan oleh masyarakat dunia agar pasangan ini bahagia selamanya tidak mampu mereka pertahankan. Setelah diumumkan oleh PM Inggris John Major pada 9 Desember 1992 bahwa pasangan itu hidup berpisah, pada 28 Agustus 1996 keduanya benar-benar berpisah. Kisah bak dongeng yang (diharapkan) serba indah pun berakhir.
http://j.bdbphotos.com/fashion/pictures/0L/05/3005_large.jpg

http://dianasjewels.net/Earrings/AADS001949.jpg
MENJADI seorang publik figur, apalagi seorang wanita cantik yang pada waktu itu menjadi istri seorang calon pewaris tahta kerajaan, memang tidak mudah bagi Lady Di. Di mana saja dia berada, sorotan kamera televisi, kilatan blitz foto, dan coretan pena di atas notes-notes, senantiasa mengiringi. Seolah apa saja yang dia lakukan, apalagi setelah mulai melakukan affair, menarik dijadikan berita. Belum lagi -- dan ini yang justru lebih banyak dan lebih merepotkan -- kehadiran pa-parazzi yang selalu membuntuti orang - orang penting dan kaya untuk difoto paling eksklusif dengan imbalan honor tinggi dari media yang bersedia membelinya.

The Sun, The Mirror, dan Daily Mail, adalah tiga tabloid di Inggris yang langganan membayar tinggi foto-foto eksklusif kiriman paparazzi. Salah satu penyulut kecelakaan maut Diana dan Dodi itu adalah akibat ulah paparazzi yang bertindak berlebihan dan pantang menyerah karena mengejar honor tinggi. Toh masyarakat dunia tidak dapat menyalahkan sepenuhnya ulah paparazzi maupun media yang terus memberitakan perkembangan kisah Lady Di karena mereka memang tertarik menikmati perkembangan berita terbaru cerita putri itu.
http://www.mylifetime.com/files/imagecache/photo_gallery_featured/files/images/mov-4113-395x298-wed1.jpg

http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/08_03/charlesdianaDM2608_468x810.jpg

Maraknya pemberitaan dan duka dunia atas meninggalnya Lady Di, menunjukkan bahwa wanita itu memang memiliki kharisma luar biasa. Komitmennya terhadap kemanusiaan, dan perjuangannya mewujudkan keluarga yang berbahagia, memberikan inspirasi dan semangat bagi kaum wanita dunia untuk tidak mengenal lelah melakukan hal yang sama. Menjadi istri, ibu, dan sekaligus publik figur yang baik dan bermakna bagi sesama
memang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang.
Baca Selengkapnya - History of "Lady Diana"

Festival-festival Unik di Dunia

Salah satu wilayah yang punya banyak sejarah festival adalah Amerika Latin dan Eropa. Festival sendiri diartikan masyarakat mereka sebagai suatu selebrasi sukacita dan perayaan untuk mengenang sesuatu. Tidak jarang tradisi itu berlanjut hingga ratusan tahun dan justru menjadi daya tarik pariwisata bagi turis mancanegara. Seperti contohnya Carnaval Rio de Janeiro yang terkenal di Brasil. Kini sedikitnya tiga juta pasang mata menyaksikan festival yang memadukan tarian, nyanyian hingga parade gadis-gadis cantik dalam kostum berwarna-warni di jalanan ibukota tersebut.
Festival melompati bayi bernama El Colacho
Sekarang kita pergi ke Spanyol, tepatnya di desa Cstrillo de Murcia. Disana sejak ratusan tahun lalu masyarakat lokal telah merayakan El Colacho atau festival lompat bayi. Kenapa dinamakan demikian? Sebab menurut tradisi dan kepercayaan mereka dengan cara melompati bayi dapat mengusir roh jahat yang mengganggu si bayi. Banyak orang dewasa dan orang tua menyerahkan bayinya untuk diikut sertakan dalam acara ini. Dan biasanya para peserta kontes adalah orangtua bayi itu sendiri. Mereka berpakaian dan berkostum seperti setan untuk merepresentasikan bahwa iblis telah keluar dari tubuh si anak. Sementara pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Benedictus XVI secara terang melarang umat untuk berpartisipasi dalam festival tersebut karena sangat berbahaya dan menodai perayaan Corpus Christi yang digelar bersamaan dengan El Colacho.

Festival serba tomat La Tomatina
Untuk urusan festival tampaknya Spanyol punya banyak festival yang seru dan unik. Coba lihat acara yang dinamakan La Tomatina di kota Bunol, Valencia ini. Apa yang terpikir di benak Anda saat mendengar namanya? Betul sekali, festival ini berhubungan dengan buah tomat! Setiap tahunnya di hari Rabu terakhir di bulan Agustus sekitar 9 ribu penduduk lokal dan puluhan ribu turis pergi ke pusat kota untuk saling melempar tomat satu sama lain. Festival ini dilakukan untuk menghormati Virgin Mary dan St. Louis Bertrand. Kabarnya tradisi ini telah ada sejak tahun 1940-an dan kini telah mendapat restu dari pemerinah kota setempat.

Nah, masih di Spanyol, kita bergeser ke desa kecil bernama Manganeses de la Polvorosa. Secara turun temurun masyarakat sekitar telah melakukan festival atau ritual “aneh” demi menghormati St. Vincent de Paul, sang pelindung suci mereka. Festival ini dinamakan Melempar Kambing dan diadakan setiap tahun baru di hari Minggu terakhir bulan Januari. Ritualnya melibatkan seorang pemuda yang naik ke menara gereja untuk kemudian melemparkan kambing dari atas. Kambing itu harus ditangkap oleh orang-orang yang berkerumun di bawah dengan menggunakan kain terpal. Aksi ini jelas mengundang protes dari pecinta hewan. Bahkan petinggi desa sendiri telah melarang namun tidak diindahkan oleh penduduk setempat. Aneh!

Kita pergi ke daratan Inggris. Disana tepatnya di kota Gloucestershire penduduk mempunyai Festival Menggelindingkan Keju. Tidak jelas maksud dan tujuan dari diadakannya acara ini namun dewan kota tidak melarang sebab terbukti mampu menghidupkan pariwisata di kota kecil tersebut. Setiap bulan Mei penduduk local segera pergi ke bukit Cooper sebagai tempat digelarnya festival. Acara dimulai dengan cara seseorang melemparkan keju dari atas bukit dan kemudian ratusan orang berlari mengejar keju tersebut menuruni lereng yang terjal. Setiap tahun selalu ada korban luka dalam acara ini, itulah sebabnya anak-anak di bawah usia 15 tahun dilarang berpartisipasi.

Oktoberfest yang identik dengan bir, keju dan wanita ..
Jerman juga punya festival yang unik, kita mengenal Love Parade di Berlin dan Beer Festive di Munich. Namun salah satu festival yang telah dirayakan sejak lama oleh penduduk Bavaria adalah festival Memukul Angsa. Sampai sekarang, festival tahunan ini diadakan di Jerman dimana seekor angsa diikat kakinya dan dipukuli orang lokal sampai kepalanya putus. Karena adanya protes dari aktivis pecinta hewan, festival ini sekarang dilakukan dengan memukuli angsa yang sebelumnya sudah mati. Kegiatan yang sama diadakan di Spanyol setiap tahun di mana orang menggantunggkan angsa sampai kepalanya putus. Festival dari Spanyol ini bernama Antzare Eguna dan telah ada sejak tiga setengah abad yang lalu.

Sedangkan festival bir dan alkohol yang paling dikenal di dunia adalah Oktoberfest di Jerman. Dalam acara ini dihadirkan puluhan jenis minuman bir hangat dan dingin serta aneka minuman alkohol lain. Digelar selama 16 hari mulai pertengahan September sampai bulan Oktober setiap tahunnya. Para peserta juga disuguhi aneka makanan khas Jerman seperti sosis daging babi yang terkenal dengan nama Schweinsbraten, ayam panggang Hendle, kemudian daging has babi Haxn, filet ikan Steckerlfisch, kue kentang Reiberdatschi dan mie keju Kaasspotzn. Lezaaat…

Masyarakat Eropa memang dikenal sebagai masyarakat yang senang dengan perayaan dan fiesta. Bagi mereka membagi kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang terdekat menjadi kegiatan yang patut dirayakan. Sedangkan kita di benua Asia juga merayakan hal-hal tersbut meski bentuknya sangat berbeda. Apapun itu, keberadaan festival atau perayaan budaya memang menjadi magnet yang menarik bagi para wisatawan mancanegara. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh pemda setempat untuk menjaring devisa dan pemasukan bagi daerahnya. Bagaimana dengan di Indonesia? Sudahkah pemda dan departemen terkait mengemas festival-festival unik di seluruh Nusantara menjadi pundi-pundi menimbun devisa?
Baca Selengkapnya - Festival-festival Unik di Dunia

Tips Agar Tidak Menjadi Korban Tuyul

Fenomena tuyul belakangan ini mencuat di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Sejumlah orang mengaku kerap kehilangan harta terutama uang akibat kegiatan mahluk halus tersebut.

Keberadaan tuyul memang masih menjadi kontroversi. Sebab, tidak semua orang mempercayai tuyul. Bagi yang percaya, berikut tips agar tidak menjadi korban tuyul berdasarkan penuturan paranormal kawakan Ki Joko Bodo.

“Biasanya tuyul takut bawang merah. Makanya, banyak orang yang menyimpan bawang merah di tempat penyimpanan uang atau perhiasan,” ujar Ki Joko Bodo.

Selain bawang merah, lanjut dia, tuyul juga biasanya takut dengan rambut manusia. Karenanya, bagi yang percaya dengan tuyul, menyimpan beberapa helai rambut di tempat uang kabarnya juga bisa menangkal tuyul.

Sebelumnya diberitakan, seorang paranormal di Cirebon bernama Ki Panurukan berhasil menangkap beberapa tuyul yang kerap beraksi mencuri uang milik warga. Sebuah kamera ponsel pun berhasil menangkap wujud tuyul tersebut.

“Percaya atau tidak, tuyul itu kerjanya memang mencuri uang. Makanya banyak yang memelihara tuyul agar menjadi orang kaya tanpa usaha,” pungkas Ki Joko Bodo.
Baca Selengkapnya - Tips Agar Tidak Menjadi Korban Tuyul

Ikan-ikan Lele Pemangsa Manusia

Anda mungkin sudah mengetahui tentang ikan pemangsa manusia yang hidup di dasar samudera seperti Ikan Hiu. Namun, kisah-kisah berikut ini menceritakan keberadaan ikan predator raksasa sejenis Catfish (ikan lele) yang hidup di air tawar dan juga doyan menyantap daging manusia.

Goonch Fish, Lele Pemakan Bangkai
Great Kali Gandaki River adalah sebuah sungai yang berada di perbatasan antara India dan Nepal. Alirannya bersumber dari sumber air di Pegunungan Himalaya di ketinggian 3600 dpl. Keindahan sungai ini sudah tak perlu diragukan lagi. Sayangnya suatu legenda menakutkan tentang monster pemakan manusia, menghantui desa-desa yang berada di kawasan ini. Membuat penduduk enggan mandi ataupun bermain di sekitar sungai itu.


Kejadian pertama yang mengawali teror ganas dari mahluk penghuni sungai itu terjadi pada bulan April tahun 1988. Seorang pemuda Nepal ketika baru saja masuk ke dalam sungai, langsung ditarik oleh “sesuatu” dan lenyap begitu saja. Tiga bulan berselang, seorang anak laki-laki yang sedang mandi di Sungai Kali bersama ayahnya, tiba-tiba di serang dan di seret kedalam air. Si ayah hanya bisa berteriak dan tak dapat melakukan apa-apa.

Setelah itu, kejadian seperti ini terjadi berulang kali hingga menghantui para penduduk yang tinggal di sekitar aliran Sungai Kali. Bahkan beberapa tahun belakangan ini, laporan tentang hilangnya penduduk yang mandi di Sungai Kali semakin meningkat. Penduduk bingung dan mulai berargumentasi tentang jenis mahluk yang tinggal di situ. Beberapa penduduk percaya ada sekumpulan buaya yang hidup di sungai itu. Namun setelah diselidiki, ternyata tidak ada komunitas buaya yang hidup di daerah itu.

Terakhir, pada tahun 2007, seorang pemuda Nepal berumur 18 tahun yang sedang berenang di sungai itu ditarik oleh monster misterius dan lenyap begitu saja dari permukaan air. Menurut saksi mata yang menyaksikan kejadian itu, bentuk monster itu seperti babi berukuran sangat besar.

Rasa penasaran penduduk akhirnya terjawab ketika seorang ahli biologist dari Inggris bernama Jeremy Wade melakukan penelitian di Sungai Kali dan menemukan jawaban yang mengejutkan.

Wade menemukan kenyataan bahwa monster pemakan manusia itu ternyata adalah sejenis ikan lele raksasa (Giant Cat Fish) yang telah mengalami perubahan DNA karena sering memakan mayat yang dihanyutkan ke sungai setelah terlebih dahulu dibakar dalam acara ritual pemakaman tradisional masyarakat setempat yang dikenal dengan nama Ritual Bagmati.

“ Ikan jenis ini merupakan jenis ikan endemis sungai ini. Namun, karena telah puluhan tahun menyantap daging mayat yang dihanyutkan melalui sungai, ikan ini berubah secara genetik menjadi jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya. Mereka menjadi ketagihan, dan mulai menjadikan daging manusia menjadi menu utama. Jadi jika lama tidak ada ritual pemakaman, ikan ini menjadi ganas dan menyerang manusia,” Wade menjelaskan.

Dalam penelitiannya, Jeremy Wade juga berhasil menangkap seekor ikan lele pemangsa daging manusia dengan ukuran 1,8 meter dan berat berkisar 73 kilogram. Menurut Wade jika ikan dengan ukuran sebesar itu ketika menyerang manusia di dalam air, maka sedikit sekali kemungkinan korbannya untuk menyelamatkan diri. Wade lalu menamakan ikan lele raksasa itu dengan nama Goonch Fish.

Perjalanan penelitian Jeremy Wade saat menyelidiki ikan lele pemakan manusia di Sungai Kali telah di dokumentasikan dan ditayangkan perdana di salah satu stasiun televisi Inggris dengan judul “ Monster Air Pemakan Daging Manusia”.

Pemangsa dari Huadu’s Furong

Bukan hanya di Great Kali Gandaki River saja terdapat jenis ikan lele raksasa. Baru-baru ini di Waduk Huadu’s Furong-China, terjadi kegemparan. Selama ini, dalam setahun selalu saja terjadi beberapa kasus orang tenggelam dan hilang secara misterius di waduk itu.

Namun akhirnya misteri itu terjawab sudah. Penduduk setempat berhasil menangkap seekor ikan lele raksasa yang ukuran panjang badannya mencapai 3 meter dan lebar kepala berkisar 1 meter. Gilanya lagi, ketika masyarakat membelah perut ikan itu, mereka menemukan “sisa-sisa” seorang lelaki di dalam tubuh ikan itu..

Namun karena pemerintah lokal khawatirinsiden ini akan berdampak pada kepariwisataan daerah itu, mereka berusaha keras agar peristiwa itu tidak terpublikasi secara luas. Tapi beberapa turis sempat datang dan mengabadikan gambar ikan lele pemangsa manusia dengan ponsel mereka.

Beberapa kalangan beranggapan ikan ini adalah ikan jenis Waking Catfish atau clarius batrachus (ikan lele berjalan). Namun belum ada yang dapat menjelaskan bagaimana mungkin ikan lele yang berukuran centimeter bisa menjadi begitu besar.

Saat ini masyarakat lokal maupun turis asing tidak diperbolehkan berenang di Waduk Huadu’s Furong. Orang banyak memperkirakan masih ada ikan sejenis yang hidup di waduk itu, siap memangsa orang yang berenang di situ.

Raksasa Sungai Mekong
Sungai Mekong yang merupakan salah satu sungai utama di dunia banyak menyimpan berbagai jenis ikan-ikan raksasa. Sungai Mekong merupakan sungai terpanjang ke-12 di dunia, dan ke-10 terbesar dalam volume (melepas 475km³ air setiap tahunnya), dia mengisi wilayah seluas 795.000 km² dari Tibet dia mengalir melalui China provinsi Yunnan, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam. Semua kecuali China dan Myanmar masuk kedalam Komisi Sungai Mekong. Karena variasi musim yang sangat berbeda dalam aliran dan adanya “rapid” dan air terjun membuat navigasi sangat sulit.

Menurut para peneliti, sungai ini adalah rumah dari berbagai jenis ikan raksasa air tawar. Yang paling terkenal adalah Mekong Giant Cat Fish. Jenis ikan lele raksasa ini memang hidup disepanjang aliran Sungai Mekong yang melintasi beberapa negara di Asia tersebut.

Pada tahun 2005, seorang nelayan Muangthai menangkap ikan lele raksasa sebesar beruang Grizzly di Sungai Mekong. Ukuran ikan ini berkisar 2,7 Meter dengan berat mencapai 646 pon.

Memang penangkapan ikan lele berukuran raksasa di Sungai Mekong bukanlah hal yang aneh. Sudah berulang kali nelayan setempat mendapatkan ikan lele berukuran raksasa di sungai itu. Namun sepertinya belum ada yang menyamai ukuran ikan lele yang ditangkap nelayan Muangthai tersebut.

Berbeda dengan kasus di Sungai Kali di Nepal dan Waduk Huadu’s Forung di China, tidak ada laporan yang menyebutkan bahwa ikan lele raksasa di Sungai Mekong adalah pemangsa manusia.

IUCN (International Union for Conservation of Nature), sebuah badan dunia yang bergerak di bidang konservasi sumberdaya alam telah menyimpan dan memasukkan data keberadaan ikan lele raksasa dari Sungai Mekong sebagai jenis satwa air yang langka dan menuju kepunahan. Jenis ikan lele raksasa ini, juga telah menarik perhatian WWF (Worl Wildlife Fund) dan National Geografic Society. Kedua organisasi ini sedang bersama-sama menyusun rencana perlindungan terhadap jenis ikan itu.

Memang menakutkan jika kita membayangkan keberadaan raksasa-raksasa air tawar pemangsa daging manusia tersebut. Kita sekarang tentu akan menjadi was-was jika berenang di sungai maupun danau air tawar. Namun pertanyaannya adalah bagaimana mereka bisa menjadi kanibal dan doyan makan manusia. Apakah mereka yang mengganggu manusia, atau malah manusia yang mengusik habitat mereka..?

Di sisi lain ikan-ikan itu juga mempunyai hak untuk hidup. Sebab bukan tidak mungkin, mereka adalah sisa-sisa zaman prasejarah yang harus diteliti dan dilestarikan keberadaannya untuk perkembangan ilmu pengetahuan .
Baca Selengkapnya - Ikan-ikan Lele Pemangsa Manusia

Juara Fotografi Micro Terbaik di Dunia

gambar dibawah merupakan gambar alat kelamin jantan dari tanaman bunga sebagai juara pertama even tahunan 'nikon small world' untuk kompetisi pemotretan benda-benda kecil tahun 2009.

Dipilih baik sebagai karya ilmiah serta kualitas artistik dari lebih 2.000 entri foto, gambar ini dibuat oleh ilmuwan estonia heiti paves.

'sebagai bagian dari pekerjaan saya sebagai peneliti, saya telah mengambil foto melalui mikroskop selama hampir 30 tahun untuk mengamati proses di dalam sel-sel hidup,' kata heiti paves.

gambar kedua adalah juara ke 2, fluorescent protein filamen aktin. / dennis breitsprecher, institute of biophysical chemistry at germany's hannover medical school. / dennis breitsprecher, institut kimia di jerman biofisik's hannover medical school. Courtesy of nikon small world. Courtesy of nikon small world.

pemenang sebelumnya :
2008 : Pleurosigma (marine diatom) (200x), darkfield dan polarized light. / michael stringer, westcliff-on-sea, essex, united kingdom. / michael stringer, westcliff-on-sea, essex, inggris raya. Courtesy of nikon small world. The 2008 runners up . Courtesy of nikon small world

2007 : Embrio tikus transgenik ganda, yaitu 18,5 hari (17x), brightfield, darkfield, fluorescence (gfp dan rfp). / gloria kwon, memorial sloan-kettering insititute. / gloria kwon, memorial sloan-kettering insititute. Courtesy of nikon small world. The 2007 runners up . Courtesy of nikon small world

2006 : Mouse kolon (740x), 2-foton. / paul l. Appleton, university of dundee, uk. / paul l. Appleton, universitas dundee, inggris. Courtesy of nikon small world. The 2006 runners up. Courtesy of nikon small world

2005 : Muscoid terbang (lalat rumah) (6.25x), terpantul cahaya. / charles b. Krebs, charles krebs photography, issaquah, washington, usa. / charles b. Krebs, charles krebs fotografi, issaquah, washington, usa. Courtesy of nikon small world. The 2005 runners up . Courtesy of nikon small world, runner up


2004 : Quantum dot nanocrystals diendapkan pada silikon substrat (200x), polarized memantulkan cahaya. / seth a. Coe-sullivan, massachusetts institute of technology. / seth a. Coe-sullivan, massachusetts institute of technology. Courtesy of nikon small world. The 2004 runners up . Courtesy of nikon small world.

2003 : Aktin dan mikrotubulus (protein struktural) berserabut pada tikus fibroblas (sel) (1000x), fluorescence. / torsten wittmann, the scripps research institute. / torsten wittmann, the scripps research institute. Courtesy of nikon small world. The 2003 runners up . Courtesy of nikon small world.

2002 : Bagian sagital otak kecil tikus (40x), fluorescence dan confocal. / thomas j. Deerinck, national center for microscopy and imaging research, university of california, san diego. / thomas j. Deerinck, pusat nasional imaging microscopy dan penelitian, universitas california, san diego. Courtesy of nikon small world. The 2002 runners up . Courtesy of nikon small

2001: Rotifer makan di antara puing-puing udara segar(200x), darkfield. / harold taylorkensworth, uk. / harold taylorkensworth, inggris. Courtesy of nikon small world. The 2001 runners up . Courtesy of nikon small world

2000: Avicennia marina (mangrove) daun (40x), fluorescence dan differential interference contrast. / daphne zbaeren-colbourn, bern, switzerland. / daphne zbaeren-colbourn, bern, swiss. Courtesy of nikon small world. The 2000 runners up . Courtesy of nikon small world
Baca Selengkapnya - Juara Fotografi Micro Terbaik di Dunia