ribuan artikel terunik teraneh menarik terlangka terlucu cari disini:

Ikan Herring Muncul Pertanda Gempa Besar akan Datang

Puluhan ikan herring raksasa tersangkut di jala para nelayan Jepang dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan takhayul kuno, kemunculan ikan herring langka tersebut merupakan pertanda bahwa gempa besar akan segera melanda Negeri Matahari Terbit.

Kemunculan ikan herring raksasa tersebut memperkuat dugaan orang-orang yang masih percaya mitos bahwa Jepang akan segera dilanda gempa menyusul gempa Chili pada Sabtu pekan lalu, gempa Haiti pada 12 Januari lalu, dan gempa di Taiwan selatan Kamis pagi kemarin.

Seperti diberitakan surat kabar The Telegraph, Kamis 4 Maret 2010, aktifnya pergerakan tektonik di sekitar Lingkaran Api Pasifik menimbulkan kekhawatiran bahwa Jepang, negara yang paling rentan gempa, adalah korban gempa dahsyat berikutnya.

Kecemasan itu ditambah dengan kemunculan tak terduga ikan yang disebut sebagai 'pembawa pesan' dari Istana Dewa Laut.

Ikan harring raksasa bisa tumbuh memanjang hingga lima meter dan biasanya ditemukan di kedalaman 1.000 meter di dalam laut. Ikan herring raksasa jarang muncul di kedalaman hanya 200 meter dari permukaan laut. Namun kali ini berbeda.

Sepuluh ekor ikan herring raksasa ditemukan di tepi pantai dan di jaring para nelayan di Perfektur Ishikawa. Sedangkan setengah lusin lainnya tertangkap jaring nelayan Perfektur Toyama. Belasan ekor lainnya tertangkap di Kyoto, Shimane, dan Nagasaki, semuanya terletak di perairan utara.

Menurut cerita tradisional Jepang, ikan herring raksasa ini muncul ke permukaan laut dan ke pantai dengan sendirinya untuk memperingatkan warga bahwa gempa akan melanda.

Teori-teori ilmiah juga menyebutkan bahwa ikan perairan laut dalam ini sangat sensitif terhadap pergerakan-pergerakan di jalur patahan seismik. Namun, para pakar tetap lebih mempercayai teknologi tinggi untuk memonitor piringan tektonik di bawah permukaan laut.

'Zaman dulu, orang Jepang percaya bahwa ikan bisa memperingatkan akan terjadinya gempa, terutama ikan lele,' kata Hiroshi Tajihi, deputi direktur Pusat Gempa Kobe, pada Daily Telegraph.

'Namun, itu hanya takhayul dan tidak ada hubungan ilmiah antara kemunculan ikan itu dengan gempa,' tambahnya.
Baca Selengkapnya - Ikan Herring Muncul Pertanda Gempa Besar akan Datang

Tumbuhan Pemakan Tikus yang Unik

Mungkin kita telah mengetahui bahwa di dunia ini ada beberapa tanaman yang dapat memangsa serangga-serangga kecil seperti halnya lalat, jangkrik, semut, dan lain-lain. Salah satu tanaman pemangsa tersebut adalah kantong semar.
Kantong semar, yang dikenal dengan nama “Ketakong” biasa kita temukan di hutan-hutan Indonesia. Tanaman ini cukup kecil untuk dapat memakan hewan sebesar tikus. Namun di Filipina, telah ditemukan tanaman kantong semar yang cukup besar untuk melahap hewan pengerat semacam tikus. Ketakong ini dinamakan dengan nama Nepenthes attenboroughii.


Nepenthes attenboroughii
Nepenthes attenboroughii
Penemuan tanaman ini bermula dari dua orang misionaris yang pada tahun 2000 berusaha mendaki gunung Victoria. Gunung yang terletak di palawan, Filipina itu termasuk jarang dikunjungi manusia. Mereka mendaki dengan sedikit persiapan sampai akhirnya hilang selama tiga belas hari sebelum dapat diselamatkan. Ketika kembali, keduanya mengaku melihat tanaman kantong semar raksasa.
Hal tersebut kemudian menarik perhatian para pecinta alam seperti Stewart McPherson dan ahli botani mandiri seperti Alastair Robinson dari Inggris dan Volker Heinrich dari Filipina. Ketiganya merupakan ahli tanaman ketakong dan telah melakukan perjalanan ke berbagai daerah terpencil demi pencarian species baru.
Pada tahun 2007, mereka melakukakn espedisi selama dua bulan di filipina, termasuk mendaki gunung Victoria. Ketika mendaki melalui hutan dataran rendah, mereka menemukan tanaman ketakong besar yang dikenal sebagai Nepenthes Philippinensis, bersama dengan tanaman pakis merah jambu dan jamur biru yang belum dapat diindentifikasikan.
Penemuan mereka yang sesungguhnya baru ditemukan pada ketinggian sekitar 1.600 Dpl. Mereka menemukan banyak tanaman ketakong besar dan langsung tahu bahwa itu bukanlah spesies yang dikenali. Tanaman baru ini dinamai Nepenthes attenboroughii, yang diambil dari nama penyiar acara alam David Attenborough. Ketakong tersebut merupakan salah satu tanaman karnivora terbesar dan menghasilkan jebakan spektakuler yang tidak hanya mampu menangkap serangga, tetapi juga binatang pengerat seperti tikus.
Ciri khas tanaman ketakong biasanya tumbuh dalam jumlah yang besar. McPherson berharap lokasi terpencil dipegunungan yang sulit diakses itu akan mencegah pemburu liar merusaknya. Dalam ekspedisi yang sama, tim juga menemukan ketakong lainnya yaitu Nepenthes deaniana yang sudah tidak terlihat 100 tahun terakhir, Spesimen terakhir dari spesies tersebut hilang dalam kebakaran herbarium pada tahun 1945.
Ketika turun gunung, tim masih menemukan spesies baru tanaman sundrew, sebuah tipe tanaman dengan jebakan lengket yang menjadi anggota genus Drosera.
Sumber: Indohijau dan Wikipedia
Sekarang saksikanlah bagaimana tanaman ini saat memakan tikus sebagai “menu” utamanya.
ketakong pemakan tikus 3
ketakong pemakan tikus 1
ketakong pemakan tikus 2
Baca Selengkapnya - Tumbuhan Pemakan Tikus yang Unik

Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Mengagumkan

SEEKOR ikan pari raksasa jenis stingray yang ditangkap di Thailand ini diklaim sebagai ikan air tawar terbesar. Betapa tidak, beratnya saja diperkirakan mencapai 450 kg atau hampir setengah ton.
Lebar bentangan tubuhnya sekitar 2 meter dan panjang 2,1 meter. Saat ditemukan, ekornya tidak ada. Jika termasuk ekornya, diperkirakan total panjang ikan pari itu adalah sekitar 5 meter.
Ikan tersebut ditangkap pada 28 Januari 2009 dalam sebuah ekspedisi yang dilakukan oleh National Geographic di Thailand. Penangkapan dipimpin ahli biologi dari Universitas Nevada, Zeb Hogan. Ekspedisi tersebut merupakan bagian dari proyek pencarian ikan raksasa Megafishes Project untuk mendokumentasikan 20 ikan air tawar terbesar di dunia.

ikan pari raksasa
Penemuan pari raksasa ini memberikan harapan baru bagi Hogan dan timnya bahkan melebihi perkiraan sebelumnya. Hal ini bisa menempatkan ikan pari raksasa di posisi teratas dari Megafishes Project.
“Sejujurnya, kami tidak mengetahui berapa berat ikan pari ini. Tapi sudah jelas, ikan pari raksasa ini berpotensi menjadi ikan air bersih yang terberat,” jelas Hogan yang juga seorang Emerging Explorer pada National Geographic.
Populasi ikan pari di Thailand dianggap sudah akan punah, meski penemuan beberapa populasi baru mulai meningkat belakangan ini. International Union for Conservation of Nature (IUCN) saat ini telah memasukkan ikan pari air tawar masuk ke dalam daftar hewan yang hampir punah.
Sebelum penemuan pari raksasa terbesar ini, Hogan sebelumnya menemukan seekor ikan pari dengan panjang 14 kaki atau sekitar 4,3 meter di dekat di Chachoengsao, dekat kota Thailand.
Baca Selengkapnya - Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Mengagumkan

Kampung Naga Yang Penuh Misteri

Di beberapa wilayah di Indonesia, ada beberapa tempat yang konon angker. Dan salah satunya adalah Kampung Naga yang berada di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat, Indonesia.Kampung Naga adalah perkampungan yang dihuni oleh sekolompok masyarakat yang berpegang teguh mengenai adat istiadat peninggalan leluhurnya.

Hal ini bisa terlihat jelas perbedaannya bila dibandingkan dengan masyarakat lain di luar. Lingkungan masyarakat Kampung Naga ini hidup dalam suatu tatanan yang kondisinya dalam suasana kesahajaan, kesederhanaan dan didalam lingkungan kearifan tradisional yang lekat dan turun temurun dari leluhurnya.
http://anisavitri.files.wordpress.com/2009/05/kampungnaga.jpg
Kampung Naga ini berada di lembah yang subur, dengan batas wilayah, di sebelah Barat Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat dikarenakan di dalam hutan itu terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga. Menurut data-data yang diperoleh dari Desa Neglasari, relief tanah di Kampung Naga berupa perbukitan dengan produktivitas tanah bisa dikatakan subur.

Kampung Naga ini memiliki luas tanah satu hektar setengah, sebagian besar digunakan untuk perumahan bagi penduduk, pekarangan atau kebun, kolam tambak, dan selebihnya dipergunakan untuk pertanian sawah yang dipanen setiap tahunnya 2 kali panen.
http://community.kompas.com/photo/image/naga9.jpg
Kepercayaan di kampung naga adalah bahwa segala sesuatunya yang bukan dari ajaran para leluhur dianggap sesuatu yang tabu. Dengan menjalankan adat istiadat warisan dari para leluhur itu berarti menghormati para leluhur. Kepercayaan seperti ini apabila dilanggar oleh penduduk kampunga naga diyakini akan menimbulkan malapetaka dimana pelanggaran yang dilakukan sama artinya dengan penduduk tidak menghormati karuhun, tidak menghormati adat istiadat.

Penduduk kampong Naga sangat kental dengan kepercayaan pada mahluk halus (jurig cai), yakni penunggu air atau sungai, khususnya sungai yang dalam. Lalu percaya dengan adanya ririwa, mahluk halus yang suka menganggu manusia. Kemudian ada yang disebut kuntil anak, hantu perempuan yang berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia, hantu ini biasanya suka mengganggu wanita yang sedang hamil atau akan melahirkan.

Penduduk kampung Naga percaya tempat tinggal para hantu disebut dengan tempat angker atau sanget, dan masjid adalah tempat yang dianggap suci bagi penduduk kampung naga.
http://blog.its.ac.id/ikausfarina/files/2008/07/kampung-naga2.jpg
Adanya pantangan,pamali atau hal-hal yang dianggap tabu bagi masyarakat kampung naga masih dipercaya dan diyakini dengan taat, terutama dalam hal yang menyangkut kehidupan atau aktivitas kehidupan sehari-hari yang walaupun bukan merupakan ketentuan yang tertulis tetap mereka junjung tinggi dan dipatuhi oleh setiap orang di kampong naga tersebut.

Contohnya adalah tata cara dalam membangun dan membebtuk rumah, letaknya, arah dari rumah tersebut, pakaian yang digunakan dalam upacara, kesenian yang ada di masyarakat kampong naga, dan masih banyak hal lainnya.
http://fc01.deviantart.com/fs39/f/2008/357/0/1/Indonesian_Village_Woman_by_putrabangsa.jpg
Berikut adalah system kepercayaan penduduk kampung naga terhadap ruang diwujudkan pada kepercayaan bahwa ruang atau tempat-tempat yang memiliki batas-batas tertentu dikuasai oleh suatu kekuatan tertentu pula. Batas disini bisa ditemukan di kategori yang berbeda yakni, di sungai, pekarangan rumah bagian depan dengan jalan, pesawahan dengan selokan, tempat air masuk yang sering disebut dengan huluwotan, tempat lereng bukit, adalah tempat-tempat yang didiami oleh kekuatan-kekuatan tertentu.

Daerah yang memiliki batas-batas tertentu tersebut yang didiami mahluk halus tersebut dianggap angker, oleh sebab itu penduduk kampong naga suka menyimpan “sasajen” atau lebih dikenal dengan sesaji.
http://farm4.static.flickr.com/3082/3149556187_ce0cef4a92.jpg
Selain terhadap ruang, mayarakat kampong jawa memiliki kepercayaan terhadap waktu atau disebut dengan palintangan. Adanya waktu atau bulan yang dianggap buruk, merupakan suatu pantangan atau hal yang tabu untuk melaksanakan suatu rangkaian upacara atau ritual, atau pekerjaan-pekerjaan yang amat penting.

Waktu yang dianggap tabu disni disebut dengan larangan bulan, yang jatuhnya pada bulan sapar dan bulan ramadhan.
Baca Selengkapnya - Kampung Naga Yang Penuh Misteri

Pria 26 Tahun yang Berubah menjadi Bayi

Tak seperti kebanyakan pria dewasa lainnya, kondisi fisik Jerly Lyngdoh (26), sangat memprihatinkan. Usianya terbilang dewasa. Namun, ia terjebak dalam tubuh seorang bayi.
Tinggi badan Jerly tidak lebih dari 84 cm dan bobot tubuhnya 10 kg. Kondisi tubuhnya sama dengan bayi berusia dua tahun.
Kemungkinan besar, selamanya ia akan memiliki tubuh bayi tersebut. Demikian pula dengan pikirannya. Sampai saat ini, Jerly tidak bisa berkomunikasi dan membutuhkan bantuan sang bunda untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

pria bertubuh bayi
Meski fisiknya seperti bayi, tetapi gigi susunya telah digantikan gigi permanen di usia yang seharusnya. “Dia telah menjalani diet yang tepat. Memiliki gigi yang kuat dan tidak memiliki masalah dengan pencernaannya. Yang menjadi permasalahan adalah ketidakmampuannya berbicara satu patah katapun hingga usianya saat ini,” terang J Ryngdong, dokter anak senior di Rumah Sakit Pemerintah Ganesh, Meghalaya, India. Ryngdong mencoba menganalisis kasus yang menimpa Jerly.
Jerly lahir pada 29 Maret 1983 di sebuah desa terpencil di distrik Jaintia Hills. Ia terpaksa dipindahkan ke rumah sakit pada 3 April kemarin. Ini setelah pengobatan selama 17 bulan yang tidak membuahkan hasil di Rumah Sakit Sipil Shillong.
Merilda, ibu Jerly, menuturkan, ia tidak menjumpai keanehan saat putranya lahir. Namun, ketika usianya mencapai empat bulan, Merilda menengarai tanda-tanda kecenderungan epilepsi dalam diri Jerly. Sayangnya, karena terlalu miskin untuk mendapatkan pengobatan secara medis, Merilda justru memilih pengobatan tradisional. Hingga usia 15 tahun, Jerly menjalani pengobatan secara tradisional, tetapi tidak ada perubahan sama sekali.
Ryngdong mengakui, kasus Jerly merupakan tantangan baginya. Ia menyebut pemikiran dalam kepala Jerly sama dengan bayi berusia sembilan bulan hingga satu tahun. “Pemeriksaan masih dalam tahap awal. Sulit mengatakan penyebab pasti ketidaknormalan kondisi yang dialami Jerly. Kami juga memeriksa faktor-faktor seperti kekurangan hormon dalam tubuh,” ujar Ryngdong.
Ia membantah jika faktor keturunan menjadi biang keroknya, mengingat keenam saudara Jerly memiliki kondisi fisik dan mental yang normal.
Menurut Ryngdong, Jerly bisa hidup hingga empat dekade mendatang atau lebih. Dengan catatan, ia tidak mengalami masalah kesehatan yang berarti. Merilda juga harus memikul penderitaan yang dialami putranya. Ia menghadapi prasangka buruk dari keluarganya dan cemoohan dari tetangganya. Berulang kali, kakek Jerly menyebutnya sebagai kutukan dalam keluarganya. Bahkan, ia meminta Merilda agar membuang Jerly jauh-jauh. Toh, ia tetap tegar menghadapi itu semua agar Jerly tetap bisa bertahan.
“Saya tidak akan meninggalkannya dan memutuskan untuk memberikan perawatan terbaik bagi Jerly, sembari mencari bantuan dari kelompok sosial. Saya beruntung, salah satu perkumpulan sosial di Shillong mau mengulurkan bantuannya, membawanya ke Rumah Sakit Shillong,” ujar Merilda bersimbah air mata
Baca Selengkapnya - Pria 26 Tahun yang Berubah menjadi Bayi

Makhluk Penghuni Dasar Gunung Laut yang Unik

Gunung api aktif yang diberi nama NW Rota-1 di dasar laut sekitar Guam, sebuah pulau di bagian barat Samudera Pasifik, menjadi hunian makhluk-makhluk laut yang unik. Meski sering terjadi letusan, makin banyak yang datang menghuni kawasan tersebut.
Di antaranya udang, kepiting, siput, dan ketam. Beberapa di antaranya bahkan diperkirakan spesies baru. Pengamatan terakhir dilakukan menggunakan kapal robot bawah laut bernama Jason yang dikendalikan dari kapal riset R/V Thompson pada ekspedisi April lalu.


udang penghuni gunung dasar laut
Gambar: Dua spesies udang unik, salah satu diperkirakan spesies baru menghuni sekitar gunung api bawah laut di dekat Guam.
“Mereka mampu beradaptasi terhadap lingkungannya dan bertahan di lingkungan yang mengandung zat kimia beracun,” ujar Bill Chadwick, seorang vulkanolog dari Oregon State University. Ia mengatakan kedatangan jewan-hewan laut karena banyak sumber makanan baru di sekitar bekas letusan.
Semburan gas hidrotermal dari perut gunung telah membawa material organik yang menjadi tempat hidup bakteri. Lapisan subur inilah yang menjadi daya tarik kehadiran makhluk-makhluk lainnya. Bahkan beberapa di antaranya menyesuaikan dengan lingkungan yang baru seperti sejenis udang yang memiliki pengait kecil untuk mengeruk bakteri dan jenis lainnya yang memiliki pengait besar untuk memangsa hewan lain yang berukuran lebih kecil.
Aktivitas gunung api bawah laut ini telah membentuk kerucut setinggi 40 meter dan selebar 300 meter. Para peneliti akan mempelajari hubungan munculnya gunung ini dengan terbentuknya komunitas makhluk hidup seiring aktivitas gunung tersebut.
“Seiring tumbuhnya kerucut tadi, kami telah melihat peningkatan populasi hewan yang hidup di sana,” ujar Chadwick. Ia dan timnya telah melakukan pengamatan dua kali sebelumnya pada 2004 dan 2006. Dengan mempelajari hal tersebut, mereka berharap bisa mengungkap proses pembentukan kehidupan di laut.
Baca Selengkapnya - Makhluk Penghuni Dasar Gunung Laut yang Unik

Ular Aneh Berkaki Empat

Ular berkaki empat ini ditemukan oleh salah seorang penduduk China bernama Dean Qiongxiu, 66 tahun. Ia menceritakan telah menemukan seekor ular yang bergelantung di tembok rumahnya. Namun anehnya ular tersebut bergelantung dengan menggunakan cakar yang ada di kakinya.


ular kaki empat
“Aku bangun tidur, dan mendengar suara seperti garukan yang cukup keras. Kemudian aku menyalakan lampu, dan melihat monster ini sedang merayap menggunakan cakarnya di dinding rumah.” Kata Dean Qiongxiu.
Dean Qiongxiu pun merasa ketakutan melihatnya. Sehingga dengan serta merta, ia pun memukul ular tersebut sampai mati. Kemudian bangkai ular tersebut ia awetkan dalam botol yang berisikan alkohol.
Ular aneh sepanjang 16 Inches itu mempunyai semacam jari-jari yang ukurannnya kecil. Sekarang ular tersebut sedang diteliti oleh China’s West Normal University di daerah Nanchang.
Seorang ahli ular bernama Long Shuai berkata: “Hal ini sangat mengejutkan, namun kami tidak tahu penyebab keanehan pada ular ini sebelum kami melakukan autopsi.”
Biasanya mutasi genetik terjadi pada ular adalah tumbuhnya dua kepala yang muncul dengan proses yang sama seperti halnya bayi kembar siam pada manusia.
Apakah kaki yang tumbuh pada ular ini termasuk ke dalam mutasi genetik? Ataukah karena ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya? Kita tidak tahu.
Baca Selengkapnya - Ular Aneh Berkaki Empat

Sejarah Payung

Payung telah tercipta sekitar 4000 tahun yang lalu (Nabi Muhammad bahkan Isa Al-Masih pun masih “dalam perjalanan” menuju bumi). Bukti ini dapat dilihat pada karya seni dan artefak-artekak kuno yang ditemukan di Mesir, Syria, Yunani dan Cina. Pada mulanya payung atau umbrella atau parasol digunakan sebagai tabir surya (mungkin kalau sekarang Ponds, Olay dll). Kemudian orang Cina mengembangkan payung tahan air untukpelindung hujan. Mereka melapisi payung dengan lilin sehingga menjadi tahan air.

Kata payung/umbrella sendiri berasal dari kata “umbra” yang berakar dari bahasa latin yang artinya bayang-bayang (In Sundanesse: Kalangkang). Pada awal abad 16, payung menjadi populer dibarat terutama di negera-negara eropa utara pada saat musim hujan. Pada awalnya payung dianggap sebagai aksesori yang hanya cocok bagi perempuan. Adalah seorang pengembara dan penulis dari Persia bernama Jonas Hanway (1712-1786) membawa dan mempergunakan payung di depan umum di Inggris, beliau pula yang mempulerkan penggunaan payung di kalangan laki-laki. Para laki-laki Inggris kerap menyebut payung dengan sebutan “hanway”, mengambil kata dari yang mempopulerkannya.

Payung modern, payung eropa

Toko payung pertama kali berdiri di Kota London Inggris yang bernama “James Smith and Sons”. Toko ini sampai sekarang masih berdiri dan masih terletak di jalan 53 New Oxford St., in London, England (Silahkan mampir). Pada awalnya payung eropa terbuat dari kayu atau tulang paus (Kalau sekarang pasti didemo sama greenpeace) dan tudungnya terbuat dari alpaca atau kanvas berminyak. Sedangkan pegangan lengkungnya terbuat dari kayu eboni.

Pada tahun 1852, Samuel Fox menemukan desain payung berangka baja, Fox pula yang mendirikan “English Steels Company” di Inggris. Kemudian pada 8 Agustus 1885 seorang keturunan Afrika-Amerika mempatenkan alat penaruh payung seperti pada gambar.

Baca Selengkapnya - Sejarah Payung

Sketsa Animasi Tulang yang Lucu dan Kocak

film kartun juga mempunyai sketsa tulang yang Lucu dan Kocak, lihat beberapa animasi di bawah ini :





















Baca Selengkapnya - Sketsa Animasi Tulang yang Lucu dan Kocak

Kolam Renang Setan yang Unik

Air terjun Victoria merupakan salah satu air terjun paling spektakuler di dunia. Air terjun ini terletak di Sungai Zambezi, yang pada saat ini membentuk perbatasan antara Zambia dan Zimbabwe. Air terjun ini memiliki lebar kira-kira 1 mil (1,6 km), dengan ketinggian 128m (420 kaki).

David Livingstone, penjelajah Skotlandia, mengunjungi danau ini pada 1855 dan menamakannya atas nama Ratu Victoria, sedangkan nama lokalnya adalah Mosi-oa-Tunya, 'asap menggelegar.' Air terjun ini merupakan bagian dari dua taman nasional, Mosi-oa-Tunya National Park di Zambia dan Victoria Falls National Park di Zimbabwe, dan juga Situs Warisan Dunia UNESCO. Air terjun ini merupakan obyek wisata utama di Afrika Selatan. (wikipedia)


indah banget kan?? yang menarik lagi disana ada suatu tempat yang dikenal dengan nama The Devil's Swimming Pool, sesuai namanya kolam renang ini diyakini sebagai kolam paling berbahaya di dunia ; tapi bukan karena banyak penunggunya tapi karena letak dari kolam itu sendiri.

Letak kolam renang ini ada tepat di pinggir tepian air terjun. Kolam ini terbentuk karena deretan karang alami yg mencuat ke atas tepat di bibir jurang dan membentuk cerukan. nah kalau mau berenang di sini kudu waspada jangan sampai lengah atau agan2 sekalian bakalan segera ngeliat malaikat pencabut nyawa, karena begitu dekatnya dengan bibir air terjun.




Baca Selengkapnya - Kolam Renang Setan yang Unik