ribuan artikel terunik teraneh menarik terlangka terlucu cari disini:

Menikmati Terjun di Banjir Bandang



NANJING - Pada saat ribuan orang menyelamatkan diri dari banjir besar, tidak bagi pria ini, dia malah selalu mencari banjir-banjir besar.

Di Huanrian (51), adalah penerjun dari air terjun profesional yang selalu mencari di mana banjir berada.

Di, memegang rekor dunia Guinnes untuk terjun dari ketinggian sekira 23 meter dari air terjun yang mengalir deras.

Kini Di menjalani turnya di wilayah banjir di wilayah timur China untuk mencari tantangan baru.

'Curah hujan sangat tinggi semuanya berubah, jadi ada kemungkinan untuk mencari kesempatan untuk mencetak rekor,' ujarnya seperti dilansir Orange, Senin (30/8/2010).

Di mundur dari pekerjaannya sebagai seorang supir dan kini mencari penghasilan dengan menjadi penerjun profesional di Taman Danau Jingpo.

'Ini perasaan yang paling menyenangkan melompat dari tebing dan air terjun dan yang terbaik adalah saya mendapatkan bayaran. Saya sudah melakukan penerjunan sebanyak ribuan kali,' lanjutnya.

Di sudah melakukan penerjunan sebanyak 100 kali pertahun

Baca Selengkapnya - Menikmati Terjun di Banjir Bandang

Nenek Perokok Berat Itu Tutup Usia



CROYDON - Winnie Langley akhirnya meninggal di usianya ke-103 tahun, setelah merokok lebih dari 95 tahun. Sebelumnya dia sempat berhenti merokok karena sudah tidak bisa melihat lagi ujung korek.

Nenek perokok berat yang menyukai pesta itu, pertama kali merokok di usia tujuh tahun, sesat setela Perang Dunia I dimulai. Rokok tersebut menjadi obat penenang saat masih terjadi perang.

Seperti dilansir Telegraph, Jumat (14/8/2010), sepanjang hidupnya, nenek yang tinggal bersama 10 cucunya ini diyakini telah menghabiskan 170 ribu batang rokok.

Langley menjadi headline di media massa, saat merayakan ulang tahunnya ke-100. Gambarnya sempat diabadikan dengan gaya sedang menyalakan rokok dari api lilin kue ulang tahun.

Pensiunan yang berasal dari New Addington, Croydon, London Selatan ini, pernah diminta untuk menghentikan kebiasaannya merokok. Desakan itu dilakukan menyusul matanya yang sudah tidak bisa melihat ujung korek. Tentu itu sangat membahayakan bagi Langley maupun orang di sekitarnya.

Diapun mengurangi kebiasaan merokoknya yang biasa lima batang sehari menjadi satu batang per hari, dikarenakan pemotongan uang pensiun. (rhs)

Baca Selengkapnya - Nenek Perokok Berat Itu Tutup Usia

Shoya Tomizawa Jatuh Tewas, Video Kecelakaan di San Marino


Pembalap muda Moto2(MotoGP kelas 250cc) berdarah Jepang, Shoya Tomizawa meninggal dunia, Minggu (5/9), setelah mengalami kecelakaan fatal di Sirkuit Misano, San Marino.

Tomizawa yang saat itu berada di posisi keempat, jatuh terguling dari sepeda motornya. Sayang, nasib sial menimpa pebalap 19 tahun tersebut. Pasalnya, saat dia tengah terjatuh, kedua pebalap di belakangnya, yakni Alex de Angelis dan Scott Redding menggilas tubuhnya dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Alhasil, Tomizawa langsung dibawa ke rumah sakit di Riccione. Namun, nyawanya tak dapat tertolong. Tepat pukul 14.20 waktu setempat, Tomizawa dinyatakan meninggal dunia.

Tomizawa merupakan salah satu pebalap muda yang sukses menorehkan sejarah Moto2, karena berhasil menjuarai musim perdana di seri pertama Qatar. Reputasinya cukup gemilang di kelas 125cc sampai akhirnya kini beralih ke 250cc, dikarenakan penampilannya yang selalu berada di posisi terdepan.

Ini dia video detik-detik terakhir Shoya Tomizawa:



Baca Selengkapnya - Shoya Tomizawa Jatuh Tewas, Video Kecelakaan di San Marino

Tes Koki Baru, Potong Melon di Atas Perut

Foto: Orange

HUBEI - Sebuah restoran di China mencari koki baru dengan memberikan tantangan kepada para pelamar untuk membelah sebuah melon di atas perut seorang wanita.

Restoran hotel di Hankou, Provinsi Hubei, mencoba untuk menjajal keahlian dari sekira 15 koki untuk melakukan tes tersebut.

Seorang wanita secara suka rela berbaring di atas meja, dengan tubuhnya dilapisi oleh plastik tipis, sementara para calon koki tersebut membelah melon di atas tubuhnya.

'Para koki tersebut harus memotong melon dalam potongan yang tipis dan dibatasi waktunya,' ujar juru bicara hotel, seperti dilansir Orange, Senin (9/8/2010).

Kandidat yang lolos, Koki Hu Gua, mendapatkan pekerjaan tersebut, dia memotong melon tersebut dengan waktu hanya satu menit tanpa melukai wanita tersebut.

Koki Hu mengatakan, dia sangat percaya diri sebelum dilakukannya tes itu.

'Tapi saya ketika itu gugup karena untuk pertama kalinya saya memotong sesuatu di atas tubuh orang,' ujarnya.

Salah satu juri berkomentar bahwa Hu melakukan pekerjaannya dengan baik, dia sudah berpengalaman selama 10 tahun.(rhs)

Baca Selengkapnya - Tes Koki Baru, Potong Melon di Atas Perut

Kreasi Unik Tutup Botol Yang Dijadikan Perhiasan
















sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/09/kreasi-unik-tutup-botol-yang-dijadikan.html

Baca Selengkapnya - Kreasi Unik Tutup Botol Yang Dijadikan Perhiasan

Orang Tertua di Tokyo Dibalsam Jadi Mumi



TOKYO - Seorang pria yang terdaftar di Tokyo sebagai yang paling tua ternyata sudah meninggal selama 30 tahun, hal tersebut diketahui setelah petugas menemukan jasadnya yang di balsam di pembaringan.

Polisi mengunjungi rumah Sogen Kato atas permintaan pemerintah kota untuk memperbarui data orang-orang yang telah berusia lebih dari seratus tahun karena menjelang perayaan Hari Menghormati Orang Tua pada bulan September. Kato terlahir pada tanggal 22 Juli 1899, sehingga umurnya kini mencapai 111 tahun.

Pejabat kesejahteraan Jepang telah mencoba menemui Kato sejak awal tahun, tapi keluarganya selalu mengatakan bahwa Kato dalam keadaan baik dan tidak ingin bertemu siapapun.

Para petugas pun mulai curiga dan memulai invesigasi, mereka pun memaksa untuk masuk ke dalam rumah pada Rabu kemarin waktu setempat. Polisi mengatakan bahwa tubuh Kato sudah dibalsam dan menjadi mumi, tubuhnya diletakkan di kasur, mengenakan piyama serta ditutupi selimut.

Cucunya mengatakan bahwa Kato bersembunyi di kamarnya sekira 30 tahun yang lalu setelah menyatakan dirinya ingin menjadi Budha. Mereka yakin Kato meninggal setelah itu.

Kepolisian Tokyo pun mencoba menyelidiki adanya indikasi kejahatan terhadap keluarga Kato atas uang pensiun miliknya dan istrinya yang juga telah meninggal.

'Keluarganya pasti sudah tahu bahwa dia sudah meninggal, tapi mereka membiarkannya seolah tidak terjadi apa-apa. Ini mengerikan,' ujar petugas kesejahteraan Yutaka Muroi seperti dilansir Telegraph, Jumat (30/7/2010).(rhs)

Baca Selengkapnya - Orang Tertua di Tokyo Dibalsam Jadi Mumi

Apes, Pria Terjebak 2 Hari di Septik Tank



WUYUAN - Apes sekali nasib seorang pria di China. Dia terjebak di dalam kubangan kotoran manusia (septik tank), setinggi lehernya, selama dua hari. Tak kuasa menahan penderitaan bau tak sedap, pria itu pun menangis.


Untungnya, tangisan itu didengar seorang pejalan kaki yang melintas. Pejalan kaki itu pun bergegas untuk membantunya. Lantaran sulitnya dievakuasi, si pejalan kaki meminta pertolongan dari petugas pemadam kebakaran.

Para petugas akhirnya datang dan menurunkan tangga ke dalam septi tank. Pria tersebut sangat lemah sekali, hingga membutuhkan waktu selama 20 menit untuk menaiki anak tangga.

Petugas pemadam mengatakan, pria itu tidak mengalami cidera sedikitpun. Tapi dia sangat bau, dan membutuhkan air untuk membersihkan badan.

'Pada saat dia keluar, dia langsung mencari kolam terdekat untuk mandi,' ujar salah seorang petugas seperti dilansir Orange, Kamis (5/8/2010).

Awalnya, pria itu ingin membuang hajat di toilet yang letaknya terpisah dari rumahnya. Tapi dia terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan kotoran.

Tidak ada yang menggunakan toilet itu selama dua hari, sehingga tidak ada yang menyelamatkannya. Padahal, pihak keluarga sudah melaporkan telah kehilangan pria nahas tersebut.(rhs)

Baca Selengkapnya - Apes, Pria Terjebak 2 Hari di Septik Tank

Ini Dia Pemegang Rekor Tilang Termahal di Dunia!



SWEDIA - Seorang pengendara mobil di Swiss ketiban sial saat mengendarai mobilnya dalam kecepatan 290 kilometer per jam. Pria tersebut saat ini dihadapkan pada rekor denda tilang sebesar 660 ribu poundsterling atau sekira Rp9,3 miliar (Rp14,106 per poundsterling).


Jumlah denda ini dianggap sebagai rekor denda tilang termahal di dunia. Kejadian ini terjadi saat pria berusia 37 tahun yang menolak diidentifikasi, terlihat mengebut dengan mobilnya sebanyak dua kali dalam kecepatan 145 kilometer per jam. Demikian diberitakan AFP, Minggu (15/8/2010).

Menurut hukum di Swiss jumlah denda diputuskan berdasarkan atas tingkat kekayaan dan pelanggaran di jalan raya yang dilakukan. Pada kasus terakhir ini, juru bicara kepolisian Benoit Dumas mengatakan pihaknya tidak dapat membiarkan siapapun melaju pada kecepatan 290 kilometer per jam.

Kini mobil pria tersebut disita oleh pihak kepolisian dan polisi pun memaksa pria tersebut untuk membayar denda harian sebesar 2,200 poundsterling atau sekira Rp36 juta selama 300 hari ke depan.

Terlepas dari itu semua, pria ini bisa dianggap sebagai pemegang rekor denda tilang termahal di dunia. Rekor sebelumnya dipegang oleh pengemudi asal Swiss yang terpaksa membayar tilang sebesar 185,000 poundsterling atau sekira Rp2,6 miliar.
(faj)
Baca Selengkapnya - Ini Dia Pemegang Rekor Tilang Termahal di Dunia!

Seorang Wanita Tangkap 4 juta Nyamuk



TAIPEI - Seorang wanita Taiwan berhasil mengurangi populasi nyamuk di Taiwan dan mendapatkan hadiah sebesar USD3 ribu atau sekira Rp26 juta. Dia dinilai telah berhasil menangkap empat juta nyamuk dalam kurun waktu sebulan.

Imbictus International, perusahaan yang membuat perangkap sekaligus sebagai penyelenggara mengatakan, Huang Yu-yen mengalahkan 72 pesaing lainnya dengan tangkapannya seberat 1,5 kilogram.

Seperti dilansir AFP, Selasa (3/7/2010), Imbictus kini mencoba mengajukan permohonan kepada Rekor Dunia Guinness agar Huang dapat dimasukkan sebagai salah seorang pemecah rekor.

Perusahaan mengkategorikan Huang sebagai pembunuh hama nomor satu di dunia.

Nyamuk menjadi masalah kesehatan terbesar di Taiwan, khususnya nyamuk pembawa malaria.

Pemerintah Taiwan sudah pernah melakukan pemberantasan nyamuk malaria secara besar-besaran pada 1965. Langkah itu merupakan bentuk tanggung jawab terhadap penyebaran nyamuk penyebab demam berdarah.(rhs)

Baca Selengkapnya - Seorang Wanita Tangkap 4 juta Nyamuk

Jaksa Bingung Hadapi Tersangka Kembar Identik

Ilustrasi (Foto: Corbis)

LOCKPORT - Pihak berwenang kali ini menemui kesulitan untuk memecahkan kasus penembakan yang melibatkan sepasang saudara kembar.

Mereka bingung untuk memilih yang mana yang harus didakwa, karena melakukan penembakan karena keduanya kembar identik.

Jaksa penuntut pun mendapatkan hak penuh untuk mengambil gambar pasangan kembar berusia 31 tahun, yang tinggal di Niagara Falls ini.

Edward dan Raymond Nickens diambil gambarnya saat menggunakan baik saat menggunakan pakaian atau tidak, hal tersebut dilakukan untuk menyamakan deskripsi yang diberikan oleh saksi pada saat penembakan yang terjadi di bulan Mei tersebut.

Kedua bersaudara itu mengenakan kaus dan jenggot yang sama saat di pengadilan. Tapi tato yang ada di lengan mereka berbeda.

Seperti diberitakan Associated Press, Kamis (5/8/2010), pengacara Edward Nickens berargumen bahwa foto seharusnya diambil setelah tuduhan diajukan. Sementara pengacara Raymond Nickens mengatakan bahwa polisi telah mengambil gambar.

Tapi hakim memberikan persetujuan untuk mengambil gambar keduanya setelah adanya permintaan dari pihak jaksa penuntut bahwa keduanya bisa saja merubah penampilannya agar semakin mirip.(rhs)

Baca Selengkapnya - Jaksa Bingung Hadapi Tersangka Kembar Identik